Kamu yang mutuskan, bukan bot

Lihat loker yang layak dilihat duluan.

Job Fit Scout mengumpulkan loker dari LinkedIn, JobStreet, Glints, dan sumber lain, membuang duplikat, lalu menilainya dengan pengalamanmu. Kamu tinggal mencentang.

Tidak ada auto-apply. Keputusan dan tombol kirim tetap milikmu.

Cari kerja itu bukan soal kurang usaha. Waktunya habis di tempat yang salah.

Buka beberapa job board tiap pagi, baca puluhan JD yang sebagian besar tidak nyambung dengan pengalamanmu, lalu masih harus memutuskan mana yang layak dilamar. Bagian menyaring inilah yang paling buang waktu, dan paling gampang bikin loker bagus kelewat.

Job Fit Scout tidak melamar untukmu. Sistem cuma mempercepat bagian yang membosankan itu.

01Loker sama diposting ulang di banyak platform, dibaca berkali-kali.
02JD panjang yang ternyata tidak cocok, baru ketahuan di paragraf terakhir.
03Perusahaan yang terlihat mencurigakan, tapi keburu dilamar.
04Lupa loker mana yang sudah dilihat dan mana yang belum.
Cara kerja

Empat langkah, sisanya jalan sendiri.

Kamu setup profil sekali. Setelah itu sistem yang rutin mencari, sistem yang menilai, kamu yang memilih.

Profil

Isi profil sekali

Masukkan CV dan snapshot LinkedIn. AI menyusun ringkasan skill, kamu periksa sebelum dipakai.

Cari

Sistem jalan tiap hari

Loker baru dari berbagai sumber ditarik otomatis. Duplikat dan repost dibuang sebelum sampai ke kamu.

Nilai

Skor plus alasannya

Tiap loker dinilai dari skill, senioritas, lokasi, dan gaji, lengkap dengan ringkasan singkat kenapa.

Pilih

Kamu yang memutuskan

Centang yang mau dilamar, sisanya dianggap skip. Submit tetap kamu lakukan di platform asal.

Fitur

Yang dikerjakan sistem, biar kamu tidak perlu.

Banyak sumber, satu daftar

LinkedIn, JobStreet, Glints, Kalibrr, sampai job board remote global masuk ke satu tempat.

Skor kecocokan plus breakdown

Bukan cuma angka. Ada rincian per komponen: skill, senioritas, lokasi, dan gaji, plus alasannya.

Duplikat langsung dibuang

Loker sama dari sumber berbeda atau diposting ulang tidak muncul dua kali di daftarmu.

Risiko perusahaan dipisah

Perusahaan yang terlihat mencurigakan ditandai terpisah dari skor fit, jadi kamu tahu sebelum melamar.

Riwayat lamaran

Pantau tiap loker dari applied, interview, sampai rejected atau offer, dalam satu pipeline rapi.

Kendali penuh di tanganmu

Tidak ada satu pun aksi otomatis yang mengirim lamaran. Kamu selalu yang menekan tombol terakhir.

Batas yang jelas

AI menyaring. Kamu memutuskan.

Job Fit Scout tidak mengirim lamaran, tidak menebak jawaban screening, dan tidak mengubah profilmu diam-diam.

User control3 / 3 aktif

Profil selalu direview

Ringkasan pengalaman baru dipakai setelah kamu konfirmasi.

Shortlist bukan lamaran

Centang hanya menandai minat. Tidak ada pengiriman otomatis.

Kalibrasi butuh persetujuan

Perubahan cara scoring tidak diterapkan tanpa keputusanmu.

Harga

Mulai gratis. Naik kalau memang butuh.

Segera
ProKonsep awal

Rp89rb / bulan

Harga placeholder untuk versi publik. Detail fitur belum ditetapkan.

  • Semua yang ada di Free
  • Lebih banyak sumber loker
  • Fitur lanjutan menyusul
FAQ

Pertanyaan yang wajar muncul.

Apakah Job Fit Scout melakukan auto-apply?
Tidak. Sistem hanya mencari, merapikan, dan menilai loker. Kamu tetap memilih loker dan menekan tombol kirim di platform asal.
Aman dipakai di akun LinkedIn saya?
Sistem memprioritaskan cara resmi seperti email alert untuk platform yang ketat soal otomasi. Untuk browsing lebih dalam, dipakai akun terpisah, bukan akun utamamu.
Skornya dihitung dari mana?
Dari profil skill yang sudah kamu konfirmasi, dibandingkan dengan tiap loker: kecocokan skill, senioritas, lokasi atau remote, dan rentang gaji. Sistem juga belajar dari keputusan approve atau skip kamu.
Data saya disimpan di mana?
Untuk versi personal, semuanya jalan lokal di perangkatmu. Kebijakan hosting versi publik ditetapkan setelah keputusan privasi difinalkan.

Buka shortlist. Bukan lima job board.

Susun profil sekali, lalu biarkan daftarnya menyaring diri sendiri tiap hari.

Buat akun gratis